Lorenzo Bertekad Bangkit, Tapi Banyak Kenangan Buruk di Assen

Setelah gagal finis di Barcelona akibat ditabrak Andrea Iannone, Jorge Lorenzo berupaya untuk bangkit lagi di Sirkuit Assen Belanda pada seri MotoGP 2016 yang akan digelar akhir pekan ini. 


Seperti diketahui, pembalap Yamaha asal Spanyol itu kehilangan posisi puncak klasemen gara-gara gagal finis di Barcelona. “Sekarang kami butuh untuk melupakan insiden itu dan berusaha kembali bertarung di Assen,” kata Lorenzo.

Lorenzo mengaku menyukai trek di Sirkuit Assen. “Tata letak sirkuit selalu bagus untuk motor YZR-M1 milik kami, jadi kami berharap bisa mendapatkan hasil bagus. Saya tak sabar membalap di sana lagi.”

Namun upaya Lorenzo untuk bangkit di Sirkuit Assen, tampaknya bakal menghadapi kendala sejarah yang pahit. Sebab, juara MotoGP 2015 tersebut kerap mendapatkan kesialan di Sirkuit Assen. Dalam catatan balapnya, Lorenzo memang pernah empat kali menang di Assen. Namun tiga dari kemenangannya itu dicatat bukan dalam kelas premier MotoGP. Lorenzo baru satu kali meraih kemenangan di kelas MotoGP pada musim 2010.

Kenangan Lorenzo paling pahit di Sirkuit Assen terjadi pada musim 2013. Ketika itu, Lorenzo menderita patah tulang selangka akibat kecelakaan pada sesi latihan di trek Sirkuit Assen. Apakah tekad Lorenzo untuk bangkit di Assen tersebut bakal kesampaian? Kenangan pahitnya di Assen tampaknya bakal menganggu memorinya.


#MotoGP

Post a Comment