Rossi tak buru-buru pakai sasis baru

Assen – Valentino Rossi tidak mau cepat-cepat memutuskan memakai sasis baru yang telah dicobanya pasca-Grand Prix Catalunya dua pekan lalu, meskipun ketika itu dia mengaku puas dengan kinerja frame tersebut.
Yamaha memang sedikit dilematis soal ini. Sasis pertama Yamaha 2017 dirancang untuk bisa menjaga umur ban belakang setelah masuk paruh kedua balapan, dan terbukti sangat mumpuni di tangan Vinales saat uji coba pra-musim dan di dua seri pembuka.
Namun sasis versi 2016 yang dipakai tim Tech 3 ternyata lebih unggul di sejumlah tempat lainnya termasuk di Jerez dan Barcelona.
Karena itulah pasca-balapan di Catalunya, Rossi dan Maverick Vinales diminta menjajal dua sasis terbaru.

“Sasis ini tiba di saat yang penting bagi kami musim ini, khususnya di trek di mana kami sangat kesulitan sepanjang akhir pekan. Kami mendapat sasis yang berbeda dan kesan pertamanya bagus, pengendalian saya lebih baik,” kata Rossi dalam jumpa pers di Sirkuit Assen, Kamis (22/6) waktu setempat.
“Namun sekarang kami masih sangat penasaran untuk mencobanya di trek lain dengan tingkat daya cengkeram yang berbeda, jenis tikungan berbeda, dan khususnya dalam balapan sebenarnya di akhir pekan, untuk bisa memahami apakah dalam realitasnya sasis baru ini bisa lebih kompetitif dan tidak terlalu menyulitkan.”
“Kami akan mencobanya besok (sesi latihan Jumat 23/6). Namun setelah itu, meskipun kami mungkin tangguh di sini, perlu juga dilihat di trek-trek lain karena tampaknya sangat sulit untuk bisa selalu tangguh di semua trek tahun ini.”
“Yamaha menggarap sasis (2017) ini untuk meningkatkan daya tahan ban belakang, yang menjadi masalah besar bagi kami saat paruh kedua (balapan) musim lalu. Kadang-kadang memang efektif, namun kadang kala juga tidak,” jelas Rossi.
“Pendapat saya pribadi, sasis 2017 ini ada sedikit gejala understeer — motor kurang mampu berbelok — dan itulah alasannya keausan ban di sejumlah tempat jauh lebih parah dibandingkan ketika memakai sasis lama. Namun itu pendapat saya sendiri, kami tidak tahu persis.”
Sumber: Crash.net

Post a Comment