Jorge Lorenzo Bersitegang dengan Jack Miller

Le Mans – Jorge Lorenzo terlibat dalam perseteruan dengan Jack Miller sebagai lanjutan dari debat panas para pembalap Jumat (19/5) lalu, saat mereka mendiskusikan ban depan Michelin.
Mayoritas pembalap setuju menggunakan ban depan baru yang lebih kaku, sedangkan Lorenzo meminta ban yang dipakai sekarang tetap disediakan bersama ban baru, dan perlu lebih banyak seri lagi sebelum diputuskan mana yang akan dipakai.

Ketika itu, Miller menyampaikan ke Lorenzo: “Opini itu seperti a**hole, setiap orang punya.”
Dalam jumpa pers usai kualifikasi Grand Prix Prancis, Sabtu (20/5), Lorenzo mengatakan Miller terlalu kasar pada dirinya, yang merupakan “juara dunia lima kali.”
“Kemarin dalam pertemuan di Komisi Keselamatan, dia memberi tanggapan yang sangat kasar. Pada dasarnya dia meminta saya memendam opini di a** saya, kurang lebih seperti itu,” kata pembalap Ducati itu.
“Itu sangat kasar. Menurut saya hal seperti itu tak boleh diucapkan kepada setiap pembalap di depan yang lain, dan tentu tidak kepada seorang juara dunia lima kali.”
Lorenzo adalah juara dunia 250cc dua kali dan MotoGP tiga kali.
Dia juga mengomentari kecelakaan yang dialami Miller pada sesi free practice keempat, di mana motor Honda dia kehilangan kendali dan menabrak pembatas dalam kecepatan tinggi. Pembalap Marc VDS itu secara ajaib tidak mengalami cedera serius meskipun bagian depan motornya bengkok hingga 90 derajat akibat benturan dan dia terbanting sangat keras.
“Ini memberinya peringatan bahwa MotoGP itu bukan guyonan. Sekarang terserah dia apakah akan mengikuti nasihat itu atau tidak ketika di atas motor,” kata Lorenzo.
“Pendapat saya, dia salah satu pembalap yang tidak begitu peduli pada risiko yang ada, dia bermain-main dengannya dan tidak sadar risiko mengendarai motor ini.”
Soal polemik ban, Lorenzo tetap pada pendapatnya bahwa ada dua opsi ban sekarang dengan yang baru sampai benar-benar diketahui mana yang lebih baik.
“Secara pribadi saya berpendapat mereka agak terlalu buru-buru memutuskan. Seharusnya mereka menunggu lebih lama lagi,” ujarnya.
“Masalahnya adalah ban ini baru dites di Jeres, dan tiba-tiba para pembalap menyebutnya lebih baik setelah hanya tes satu hari di satu jenis aspal. Bagi saya, pengendalian ban bisa berubah banyak dari trek ke trek, dari aspal ke aspal.”
“Ban (baru) ini sebetulnya adalah ban yang mereka (Michelin) batalkan setelah (uji coba) pramusim, namun mereka membawanya kembali karena sebagian pembalap tidak suka ban yang sekarang.”
Sumber: Crash.net

Post a Comment