Penggunaan winglets, yakni teknologi aerodinamika berupa komponen sirip atau sayap, akan dilarang dalam MotoGP. Larangan penggunaan winglets tersebut baru akan diterapkan pada MotoGP 2017 nanti. Keputusan itu ditetapkan Komisi Grand Prix setelah melakukan pertemuan dengan - Dorna, FIM, IRTA, dan MSMA - pada hari Sabtu di Assen,Belanda.
Selama MotoGP 2016 ini, sejumlah pembalap sempat bersaing menggunakan winglets. Hampir semua tim pabrikan telah mengembangkan dan memasang winglets untuk balapan. Penggunaan sayap aerodinamis itu bertujuan untuk menambah stabilitas motor saat berakselerasi dan mencegah gejala ban selip. Peran komponen ini dinilai penting di musim 2016 karena ada pembatasan bantuan elektronik yang dipasang pada motor.
Ducati adalah yang pertama memasang sirip di motor Desmosedici sejak 2015 lalu. Sejak itu terjadi kompetisi winglets di MotoGP 2016. Honda, Yamaha,Suzuki dan pabrikan lainnya akhir ikut mengembangkan winglets pada motor masing-masing. Namun tidak semua pembalap menyukai penggunaan winglets karena dianggap bisa membahayakan keselamatan pembalap.
Penggunaan sayap aerodinamis itu akhirnya dibahas Komisi Grand Prix dalam pertemuan dengan Dorna, FIM, IRTA, dan MSMA. Hasilnya, penggunaan sayap aerodinamis akan dilarang pada MotoGP 2017 demi alasan keamanan. "Sayap yang sesuai dengan peraturan teknis saat ini, mungkin terus digunakan untuk sisa musim 2016."
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

Post a Comment